SUBANG (Majalahukum.com) – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Subang yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember 2026, masyarakat Desa Rawa Lele, Kecamatan Dawuan, mulai bersiap menghadapi tahapan pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, terdapat tujuh kandidat yang telah mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa Rawa Lele dan siap mengikuti tahapan selanjutnya.
Salah satu kandidat yang menjadi perhatian masyarakat adalah Yayat Ruhiyat. Ia mengajak seluruh warga Desa Rawa Lele untuk bersatu padu menyukseskan pelaksanaan Pilkades serta menjaga persaudaraan di tengah perbedaan pilihan.
Menurut Yayat, Pilkades hendaknya menjadi ajang pembelajaran demokrasi bagi masyarakat. Perbedaan pilihan, kata dia, tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah belah persatuan warga.
“Persoalan menang dan kalah dalam Pilkades merupakan hal yang wajar. Yang terpenting, jangan sampai perbedaan pilihan membuat masyarakat terpecah belah,” ujar Yayat dalam keterangannya.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Desa Rawa Lele agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan hingga pelaksanaan Pilkades berlangsung.
Selain itu, Yayat mengajak seluruh elemen masyarakat yang menginginkan kemajuan Desa Rawa Lele untuk bergabung dalam wadah Sahabat Kang Yayat.
“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban demi kemajuan Desa Rawa Lele,” ajaknya.
Yayat berharap, Pilkades 2026 dapat berlangsung secara aman, tertib, dan demokratis, sehingga menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Desa Rawa Lele menuju kemajuan.
“Rakyat Subang gotong royong, Subang Ngabret, Jawa Barat Istimewa.”
(Enjang Black)








