SUBANG (Majalahukum.com) – Calon Kepala Desa Cijambe, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, H. Didin Saepudin, S.Sos., M.Si., N.L., kembali menawarkan gagasan pembangunan desa dengan mengusung visi “Menjadikan Desa Cijambe Maju, Unggul, Mandiri dan Inovatif untuk Mewujudkan Berseka Desanya, Ceria Warganya.”
Visi tersebut menjadi pijakan H. Didin dalam menawarkan keberlanjutan pembangunan apabila kembali memperoleh kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Cijambe.
Sejumlah sektor menjadi perhatian utama, mulai dari tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, kesehatan, pendidikan dan sumber daya manusia, hingga kehidupan keagamaan serta kebudayaan.
H. Didin menempatkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, responsif dan berwibawa sebagai salah satu fondasi utama pembangunan.
Ia juga mendorong peningkatan profesionalitas perangkat desa dan lembaga kemasyarakatan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung cepat, tepat, efektif dan efisien.
Di bidang pembangunan, program diarahkan pada peningkatan sarana dan prasarana desa yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara di sektor ekonomi, H. Didin menekankan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta pengembangan kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian ekonomi warga.
Tak hanya pembangunan fisik, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga masuk dalam agenda yang ditawarkan. H. Didin mengusung karakter Panca Waluya, yakni cageur, bageur, bener, pinter, dan singer, sebagai salah satu landasan pembangunan manusia di Desa Cijambe.
“Itulah visi dan misi saya bilamana terpilih kembali menjadi Kepala Desa Cijambe. Visi dan misi tersebut akan menjadi acuan arah pembangunan Desa Cijambe ke depan,” ujar H. Didin.
Selain sektor pemerintahan dan ekonomi, H. Didin juga peningkatan pelayanan serta fasilitas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari agenda pembangunan.
Program-program pemerintah di bidang perlindungan kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat juga akan dioptimalkan.
Di sisi lain, pembangunan sosial tidak dilepaskan dari kehidupan keagamaan dan kebudayaan. H. Didin menyatakan pentingnya menciptakan kehidupan masyarakat yang dinamis sekaligus menjaga nilai-nilai sosial dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Salah satu target yang ditekankan adalah terciptanya lingkungan desa yang BERSEKA dan warga yang CERIA, sebagaimana menjadi bagian dari visi yang diusungnya.
H. Didin juga menyebut adanya dukungan dari sebagian masyarakat Desa Cijambe yang menginginkan dirinya kembali memimpin desa.
Dukungan tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari harapan agar program pembangunan yang telah berjalan dapat dilanjutkan secara berkesinambungan.
Namun, keberlanjutan pembangunan juga diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Desa Cijambe.
Dengan visi tersebut, H. Didin menempatkan keberlanjutan program, peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat dan pemerataan pembangunan sebagai agenda utama yang ditawarkan kepada masyarakat dalam kontestasi pemilihan kepala desa.
(Enjang Black)








