Beranda Aktual Gaun Daur Ulang dan Marching Band MTs Ma’arif NU 1 Brebes Memukau...

Gaun Daur Ulang dan Marching Band MTs Ma’arif NU 1 Brebes Memukau Pawai Kelurahan Pasarbatang

0

BREBES (Majalahukum.com) – MTs Ma’arif NU 1 Brebes berhasil mencuri perhatian masyarakat dalam Pawai Kelurahan Pasarbatang, Kabupaten Brebes, yang digelar pada Sabtu (22/8/2026).

Pawai yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB tersebut berlangsung meriah. Berbagai peserta menampilkan kreativitas dan atraksi terbaik untuk menghibur masyarakat yang memadati sepanjang jalur pawai.

Salah satu peserta yang mendapat sorotan adalah MTs Ma’arif NU 1 Brebes. Dalam kesempatan tersebut, para siswa menampilkan gaun kreasi berbahan daur ulang serta atraksi marching band.

Kreasi gaun berbahan limbah tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Dengan desain yang kreatif, bahan-bahan yang sebelumnya dianggap sebagai limbah disulap menjadi busana bernilai estetika tinggi. Penampilan para siswa semakin menarik dengan tata rias dan konsep yang dipersiapkan secara matang.

Selain gaun daur ulang, penampilan marching band MTs Ma’arif NU 1 Brebes juga mendapat sambutan meriah. Atraksi tersebut ditampilkan saat display di hadapan jajaran pejabat Kelurahan Pasarbatang, lengkap dengan iringan tari-tarian dan permainan bendera.

Ketua Panitia HUT RI MTs Ma’arif NU 1 Brebes, Nurhidayah, S.Pd.I., mengaku bangga atas kerja sama seluruh tim yang telah mempersiapkan penampilan tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama tim yang dikoordinasikan oleh Saeful Lukmanul Hakim, S.Pd.I. selaku koordinator lapangan.

“Semoga hal yang sudah baik ini dapat dikemas menjadi lebih baik lagi pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Syarif Hidayatullah, S.Pd.I., selaku sekretaris kegiatan. Menurutnya, keberhasilan penampilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh tim.

Sementara itu, Kepala MTs Ma’arif NU 1 Brebes, Abdul Mufti, S.Pd.I., berharap keikutsertaan dalam pawai tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kreativitas siswa kepada masyarakat.

“Semoga apa yang kami tampilkan menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat agar menjadi daya tarik yang kuat,” tuturnya.

Penampilan gaun berbahan daur ulang dan marching band tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas siswa madrasah dapat dikembangkan melalui kegiatan seni, budaya, kepedulian lingkungan, dan kerja sama tim.

(Kontributor: Nurhidayah)

Terima kasih atas komentar Anda. Ikuti terus update portal ini.