Beranda Aktual Calon Kades Purwadadi Ajak Warga Tolak Politik Uang: “Jangan Mau Dibeli, Sengsara...

Calon Kades Purwadadi Ajak Warga Tolak Politik Uang: “Jangan Mau Dibeli, Sengsara 8 Tahun!”

0

SUBANG (Majalahukum.com) – Calon Kepala Desa (Kades) Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Abad Badruzaman, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 6 Desember 2026 yang jujur, adil, aman, damai, dan kondusif.

Abad mengingatkan masyarakat agar mengubah pola pikir atau mindset “wani piro” dalam menghadapi pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Menurutnya, masyarakat jangan sampai justru membebani para calon kepala desa dengan tuntutan pemberian uang atau praktik politik uang (money politics).

“Jangan sampai masyarakat membebani calon dengan meminta uang. Kalau demokrasi sudah dikotori politik uang, yang rugi bukan hanya calon, tetapi masyarakat dan desa itu sendiri,” ujar Abad.

Ia menilai, politik uang hanya memberikan keuntungan sesaat kepada masyarakat, tetapi dapat menimbulkan persoalan panjang setelah calon terpilih menduduki jabatan.

“Jangan karena menerima uang sesaat, kemudian masyarakat harus menanggung akibatnya selama delapan tahun,” katanya.

Abad juga menyoroti konsekuensi politik uang terhadap calon yang terpilih. Menurut dia, apabila seorang calon mengeluarkan biaya besar untuk membeli suara, akan muncul pertanyaan mengenai sumber pengembalian biaya tersebut ketika calon itu sudah menjabat sebagai kepala desa.

“Kalau uang untuk politik uang itu harus dikembalikan, dari mana? Jangan sampai kemudian anggaran desa yang seharusnya untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat justru menjadi sasaran,” ujarnya.

Karena itu, Abad mengajak seluruh masyarakat Desa Purwadadi untuk tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan dalam Pilkades.

Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, persatuan dan kerukunan masyarakat harus tetap dijaga sebelum, selama, maupun setelah pelaksanaan Pilkades.

“Mari kita ciptakan Pilkades Desa Purwadadi yang jurdil, tanpa politik uang, aman, damai, dan kondusif. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat masyarakat terpecah belah,” pungkasnya.

(Enjang Black)

Terima kasih atas komentar Anda. Ikuti terus update portal ini.