Beranda Aktual 15 Siswa SMA Negeri Tomo Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

15 Siswa SMA Negeri Tomo Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

0

SUMEDANG (Majalahukum.com) — Sebanyak 15 siswa SMA Negeri Tomo, Kabupaten Sumedang, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (8/9/2026).

Para siswa tersebut mendapatkan penanganan medis di UPT Puskesmas Tomo dan UPT Puskesmas Ujungjaya setelah mengeluhkan sejumlah gejala, di antaranya pusing, mual, dan muntah.

Menu MBG yang disantap sekitar pukul 10.00 WIB itu terdiri atas nasi putih, ayam asam manis, tempe goreng, tumis sawi putih, dan buah lengkeng. Beberapa waktu setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah siswa mulai mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan makanan yang mereka konsumsi.

Salah seorang siswi SMA Negeri Tomo, Kusuma Dewi, mengaku mulai merasakan panas dan pusing sekitar 30 menit hingga satu jam setelah menyantap menu MBG.

Menurut Kusuma Dewi, terdapat perbedaan pada saus yang disajikan dalam menu tersebut. Ia juga mengaku pernah mengalami kejadian serupa dan menyebut dirinya sudah dua kali mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi menu MBG.

Kondisi tersebut membuatnya mengaku kapok untuk kembali menyantap menu MBG.

Sementara itu, Eti, salah seorang orang tua siswa, mengaku mendapat kabar mengenai kondisi anaknya sekitar pukul 17.00 WIB. Ia mengatakan, anaknya dalam kondisi sehat saat berada di rumah sebelum berangkat ke sekolah.

Menurut cerita anaknya, sebelum mengalami mual dan muntah, ia sempat menyantap menu MBG berupa daging ayam yang dicampur dengan nanas.

Eti mengaku khawatir karena kejadian serupa disebut telah dialami anaknya untuk kedua kalinya.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan. Pemicu kejadian hingga kini belum terungkap dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Para siswa yang mendapatkan penanganan medis mulai pukul 18.00 WIB hingga sekitar pukul 19.40 WIB dilaporkan berangsur pulih. Setelah mendapatkan penanganan, mereka diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

(Wem Askin)

Terima kasih atas komentar Anda. Ikuti terus update portal ini.