SUBANG (Majalahukum.com) – Semangat perubahan mulai digaungkan di Desa Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang. Calon Kepala Desa Kasomalang Kulon, Mang Sansan, menawarkan gagasan pembangunan melalui slogan “SARASA” — Sauyunan, Rancage, Sejahtera.
Dengan membawa semangat “Hiji Rasa, Hiji Hate, Hiji Tekad”, Mang Sansan mengajak masyarakat tidak sekadar menjadi penonton pembangunan, tetapi ikut menentukan arah masa depan desa.
Menurutnya, perubahan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah desa. Dibutuhkan kebersamaan, keterlibatan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang terbuka agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
“Masa depan desa ada di tangan kita. Karena itu, mari bersama-sama melakukan perubahan yang nyata untuk Desa Kasomalang Kulon yang lebih baik dan maju,” ujar Mang Sansan.
Ia menegaskan, semangat sauyunan atau gotong royong akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjalankan pembangunan. Pemerintah desa dan masyarakat, menurutnya, harus berjalan bersama agar berbagai potensi desa dapat dikembangkan secara maksimal.
Untuk mewujudkan gagasannya, Mang Sansan menyiapkan lima pilar utama yang akan menjadi bagian dari visi dan misinya apabila mendapat amanah masyarakat.
- Desa Maju
Pilar pertama diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur desa dan penataan lingkungan. Tujuannya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, serta mampu menunjang aktivitas masyarakat.
- Ekonomi Kuat
Mang Sansan juga menawarkan penguatan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengembangan sektor pertanian, serta optimalisasi potensi wisata desa.
Menurutnya, potensi ekonomi lokal perlu mendapatkan perhatian agar dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Pendidikan
Pendidikan menjadi salah satu perhatian penting dalam gagasan yang ditawarkan Mang Sansan. Ia ingin mendorong lahirnya generasi desa yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing sehingga mampu menghadapi tantangan serta perkembangan zaman.
- Kesehatan
Di bidang kesehatan, Mang Sansan menawarkan peningkatan pelayanan yang mudah diakses masyarakat, merata, dan berkualitas. Pelayanan kesehatan, menurutnya, harus menjadi bagian penting dari pembangunan desa karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
- Transparansi
Pilar kelima menyentuh tata kelola pemerintahan desa. Mang Sansan menekankan pentingnya pemerintahan yang bersih, terbuka, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Transparansi, menurutnya, menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan antara pemerintah desa dan warga.
Kelima pilar tersebut akan menjadi acuan apabila dirinya mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Kasomalang Kulon.
“Kelima pilar ini akan menjadi dasar kami dalam menjalankan kepemimpinan di desa. Yang paling penting adalah bagaimana pembangunan dan pelayanan benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, dukungan terhadap pencalonan Mang Sansan disebut terus berdatangan dari berbagai elemen masyarakat Desa Kasomalang Kulon.
Dukungan tersebut, antara lain, datang dari sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda hingga para ibu kader Posyandu.
Bagi Mang Sansan, dukungan tersebut menjadi dorongan untuk terus menyampaikan gagasan dan program kepada masyarakat.
Ia pun terus membawa pesan SARASA — Sauyunan, Rancage, Sejahtera dalam setiap langkah pencalonannya.
Melalui semangat “Hiji Rasa, Hiji Hate, Hiji Tekad”, Mang Sansan berharap masyarakat Kasomalang Kulon dapat membangun persatuan dengan mengedepankan kebersamaan, keterbukaan, dan kepentingan masyarakat.
Kini, gagasan perubahan itu menjadi bagian dari dinamika pencalonan Kepala Desa Kasomalang Kulon. Pilihan akhirnya berada di tangan masyarakat melalui proses pemilihan yang akan menentukan arah kepemimpinan Desa Kasomalang Kulon ke depan.
(Enjang Black)








