Beranda Tipikor Buntut Kasus Rafael Alun, KPK Periksa Bos Pajak Jaktim Wahono Saputro

Buntut Kasus Rafael Alun, KPK Periksa Bos Pajak Jaktim Wahono Saputro

Buntut Kasus Rafael Alun, KPK Periksa Bos Pajak Jaktim Wahono Saputro -- Doc.Antar Foto/Sumber

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Wahono Saputro selaku Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur sebagai saksi kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Rafael Alun Trisambodo mantan pejabat Ditjen Pajak, Selasa (20/6/2023).

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK atas nama Wahono Saputro, Kepala KPP Madya Jakarta Timur,” ujar Ali Fikri selaku Kabag Pemberitaan KPK melalui keterangan tertulis, Selasa (20/6/2023).

Kendati demikian, Ali enggan menyampaikan materi pemeriksaan yang hendak didalami penyidik kepada Wahono. Namun, Wahono diketahui sempat diklarifikasi pada proses penyelidikan terkait Rafael.

Selain Wahono, KPK juga memanggil empat saksi lainnya pada hari ini. Mereka atas nama Partner PT Artha Mega Ekadhana Ary Fadillah; Kepala KPP Pratama Jakarta Kemayoran Budi Susilo; Advisor PT Cubes Consulting Heribertus Joko Edi Pramana; dan Accounting Bilik Kopi Equity Ikhfa Fauziah.

“Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RAT [Rafael Alun Trisambodo],” ujar Ali.

Rafael diproses hukum KPK atas kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait perpajakan sebesar US$90.000 atau sekitar Rp1,35 miliar.

Rafael, saat menjabat Kepala Bidang Pemeriksaan, Penyidikan dan Penagihan Pajak pada Kantor Wilayah Ditjen Pajak Jawa Timur I 2011 lalu, diduga menerima gratifikasi dari beberapa wajib pajak atas pengondisian berbagai temuan pemeriksaannya.

Gratifikasi itu diduga diterima Rafael melalui PT Artha Mega Ekadhana (AME).

KPK menyebut beberapa wajib pajak diduga menggunakan PT AME untuk mengatasi permasalahan pajak khususnya terkait kewajiban pelaporan pembukuan perpajakan pada negara melalui Ditjen Pajak.

Seiring proses penyidikan berjalan, KPK turut menjerat Rafael dengan Pasal TPPU.

KPK telah menyita dua mobil jenis Toyota Camry dan Land Cruiser saat melakukan penggeledahan di kota Solo, Jawa Tengah dan menyita satu motor gede Triumph 1.200 cc saat penggeledahan di Yogyakarta.

Tak hanya itu, tim penyidik lembaga antirasuah juga menyita rumah di Simprug, Jakarta Selatan, rumah kos di Blok M dan kontrakan milik Rafael di Meruya, Jakarta Barat.

Satu unit motor gede Harley Davidson yang kerap dipamerkan anak Rafael, Mario Dandy Satriyo, juga sudah disita saat tim KPK menggeledah dua rumah kediaman adik Rafael di Cirendeu, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu.

Artikulli paraprakPenjelasan KPK Terkait Mentan Syahrul Yasin Limpo Diperiksa di Gedung Dewas
Artikulli tjetërPenyidik Pegang Bukti Miliaran Rupiah Anang Achmad Terkait Pengaturan Tender BTS